OFFICIAL WEBSITE KODIM 0711 PEMALANG
BERITA berita news pemalang kodam IV/Diponegoro Kodim Kodim Pemalang Komsos Koramil korem 071/wijayakusuma TNI AD

Dandim Pemalang Saksikan Pentas Pagelaran Wayang Golek Meriahkan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang

Pemalang – Dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang Tahun 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pentas Pagelaran Wayang Golek bertempat di Halaman Pendopo Kabupaten Pemalang, Selasa malam (27/1/2026).

Pagelaran wayang golek tersebut mengangkat lakon “Pangeran Purbaya”, dibawakan oleh Dalang Ki Aditya Nugraha, S.Sn. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya daerah.

Turut hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut antara lain Anom Widiyantoro, S.E., M.M. (Bupati Pemalang), Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int. (Dandim 0711/Pemalang), Endro Johan Kusuma, AP., M.Si. (Pj. Sekda Kabupaten Pemalang), Bagus Sutopo, S.STP., M.AP. (Asisten III Sekda Kabupaten Pemalang), Akhmad Rafliansyah Pasra, S.H., M.H. (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pemalang), AKP Agus Soleh, S.H. (Kapolsek Pemalang), Lettu Laut (P) Haryono (Danposal Tanjungsari), para Kepala Dinas di lingkungan Pemda Kabupaten Pemalang, dr. Noor Faizah Maenofie, M.Kes. (Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang), para tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, S.E., M.M., terlebih dahulu menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada masyarakat Kabupaten Pemalang yang terdampak bencana alam di beberapa wilayah. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para korban agar diberikan kekuatan, kesabaran, serta perlindungan oleh Allah SWT.

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pagelaran wayang golek sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam pemajuan kebudayaan daerah. Menurutnya, wayang merupakan warisan budaya adiluhung bangsa Indonesia yang telah diakui dunia oleh UNESCO, yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, namun juga sebagai tuntunan hidup yang sarat nilai moral, etika, dan kebijaksanaan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pelestarian seni budaya, khususnya wayang, menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda agar tetap berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pemalang “MULYA” (Maju, Unggul, Lestari, dan Berbudaya), yang menempatkan pembangunan daerah tidak hanya pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan kearifan lokal.

Lakon Pangeran Purbaya yang dipentaskan pada malam tersebut mengisahkan perjalanan pengabdian dan kepemimpinan Pangeran Purbaya dalam menjaga ketertiban dan kedamaian wilayah, yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Pemalang, khususnya di wilayah Desa Surajaya dan Desa Penggarit.

Sementara itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf. Muhammad Arif, S.Hub.Int. menyampaikan bahwa kegiatan budaya seperti pagelaran wayang golek memiliki peran strategis dalam memperkuat jati diri bangsa dan memupuk rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Melalui pagelaran wayang golek ini, kita tidak hanya melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, dan nasionalisme kepada masyarakat, khususnya generasi muda. TNI mendukung penuh kegiatan positif yang memperkuat persatuan dan karakter bangsa,” ujar Dandim Pemalang.

Kegiatan pagelaran wayang golek berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari masyarakat. Diharapkan melalui momentum Peringatan Hari Jadi ke-451 Kabupaten Pemalang ini, semangat kebersamaan, kecintaan terhadap budaya lokal, serta nilai-nilai luhur warisan leluhur dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

LEAVE A RESPONSE